The Beatles Video : I Will

>> Senin, 20 Februari 2012

I Will
( Sir Paul McCartney)

video


Who knows how long I've loved you
You know I love you still
Will I wait a lonely lifetime
If you want me to, I will.

For if I ever saw you
I didn't catch your name
But it never really mattered
I will always feel the same.

Love you forever and forever
Love you with all my heart
Love you whenever we're together
Love you when we're apart.

And when at last I find you
Your song will fill the air
Sing it loud so I can hear you
Make it easy to be near you
For the things you do endear you to me
Oh, you know, I will
I will.

Read more...

Manusia bukanlah gajah

>> Senin, 04 April 2011

Sorang petani di daerah Lampung menemukan seekor anak gajah di kebunnya. rupanya anak gajah ini tertinggal dari induknya dan kumpulannya. anak gajah itu diambil dan dirawat dengan baik oleh petani tersebut namun karena tidak memiliki kandang yang memadai akhirnya anak gajah itu diikat di sebatang bambu kecil dengan rantai anjing yang tidak terlalu besar.
hari demi hari anak gajah tumbuh menjadi besar dan keinginan naluriah hewan untuk bebaspun semakin besar. setiap hari anak gajah yang sedang beranjak dewasa ini mencoba menghentakkan kakinya untuk lepas dari rantai yang mengikatkan salah satu kakinya ke bambu. tetap tidak bisa bahkan beberapa bagian kakinya mengalami luka lecet. lama kelamaan keinginan gajah untuk melepaskan diri dari ikatan rantai tersebut mulai mengendur dan akhirnya tidak sama sekali.
satu hal yang menarik, setelah gajah tersebut tumbuh menjadi dewasa dan memiliki gading yang cukup panjang dia tetap terikat pada sebatang bambu yang kecil seperti saat dia baru ditangkap dulu. padahal menurut logika, sederhana saja, dengan sekali hentakan saja rantai tersebut sebenarnya bisa lepas. mengapa tidak bisa dilakukan sang gajah?? karena didalam benaknya dia sudah merasa gagal dan tidak mungkin bisa melakukannya lagi.

***
Kehidupan manusia adalah kehidupan yang jatuh bangun, Sang Pencipta tidak pernah menjanjikan langit yang selalu biru, namun satu hal yang pasti, setelah hujan selalu tampak pelangi. bukan perkara bagaimana kita gagal atau menghadapi masalah, namun yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dari kegagalan tersebut dan mulai melakukan pembaharuan agar hal serupa tidak terulang kembali.
Pengalaman bukanlah tentang apa yang terjadi pada seseorang melainkan apa yang dilakukan seseorang terhadap apa yang terjadi padanya. Mungkin itu pengalaman pahit yang menyisakan duka atau pengalaman manis yang memotivasi kita untuk membuat hidup lebih hidup.
dan yang terpenting adaah manusia bukanlah gajah karena ia diberikan akal dan hati nurani untuk selalu belajar dari kegagalan dan memperbaiki keadaan yang ada. So don't give and keep struggle even you think that you have failed!!

Read more...

tertawa sejenak

>> Sabtu, 26 Maret 2011

beuh,, ternyata dah lama ga ngupdate blog ini...
ditengah pusingnya mikirin UTS (dipikirin aja pusing apalagi ngjelaninnya:p), rasanya mau rehat sejenak, lagi browsing-browsing, eh kebetulan nemu cerita kocak ini dia ceritanya:
cerita 1:
Jam Indonesia di Akhirat

Di depan gerbang surga, banyak manusia yg mengantri untuk diadili oleh tuhan..

Sambil mengantri, manusia yang baru pertama kali ke depan gerbang surga itu pun takjub, melihat di tembok gerbang surga terdapat jam besar & label negara-negara di dunia..

Tapi ada yg aneh dari jam tersebut, setiap negara mempunyai kecepatan putaran yang berbeda dengan jam negara lainnya..melihat hal yg unik itu, salah seorang dari mereka bertanya,

Orang filipina: "malaikat,knapa tuh kok jamnya beda-beda putarannya?"

Malaikat: "oh kcepatan putaran itu berdasarkan tingkat korupsi negara anda, smakin cepat berarti smakin besar tingkat korupsi dinegara anda"

Orang filipina: "oo gitu..(sambil berbisik ke yg lain) emang benar kata org, si estrada korupnya gila-gilaan..tuh jam jadi bukti.."

Orang thailand: "wah brengsek ! Ternyata somchai wongsawat jg korupsi ! Pantas negara gw miskin!!"

Orang singapore: "hahahah jam negara gw slow banget tuh..terbukti negara gw bersih dari yg namanya korupsi..hahaa"

Orang indonesia: (melihat sekeliling,& tdk menemukan jam negaranya) lalu dia pun bertanya,"malaikat, knapa jam negara saya tidak adaa?? Saya tdk melihat adanya jam negara sayaa.."

Malaikat:"maaf,anda dari negara mana?"

Orang indonesia: "indonesia"

Malaikat:"sebelumnya saya minta maaf atas ketidaksopanan ini. Coba lihat ksana..jam negara anda kami pakai sebagai kipas angin...

cerita 2:
Wawancara Nyebelin

Seorang mahasiswa sedang mengadakan studi lapangan dan mewawancarai seorang peternak ayam.

Mahasiswa: "Makanan apa yang Bapak berikan untuk ayam-ayam Bapak?".

Peternak: "Yang mana dik, yang putih atau yang hitam?"

Mahasiswa: "Yang putih."

Peternak: "Campuran dedak,jagung dan beberapa bahan lainnya."

Mahasiswa: "Kalau yang hitam?"

Peternak: "Yang hitam juga ..."

Mahasiswa: "Berapa banyak makanan mereka per hari?"

Peternak: "Yang mana, yang putih atau yang hitam?"

Mahasiswa: "Yang putih..."

Peternak: "Kurang lebih 2 ons per ekor per hari."

Mahasiswa: "Kalau yang hitam?"

Peternak: "Yang hitam juga ..."

Mahasiswa: "Berapa telur yang dihasilkan per tahun?"

Peternak: "Yang mana, putih atau hitam?"

Mahasiswa : "Yang putih..."

Peternak: "Rata-rata 250 butir per tahun per ekor."

Mahasiswa: "Kalau yang hitam..??"

Peternak: "Yang hitam juga."

Mahasiswa: "Maaf Pak, kenapa sih Bapak selalu menanyakan yang putih atau hitam, padahal jawabannya selalu sama?"

Peternak: "Tentu saya harus membedakannya, karena yang putih itu milik saya sendiri."

Mahasiswa: "Ooo..begitu, kalau yang hitam?"

Peternak: "Yang hitam juga."

Mahasiswa : ZzzzZZ

Read more...

Bangsa-bangsa Terhebat dan Kenikmatan Dunia yang Tidak Terjaga

>> Jumat, 10 Desember 2010

Hollywood sering kali adalah dunia yang super glamour, hedonistik dengan nilai-nilai seksualitas yang nyaris tanpa batas. dengan keunggulan teknologinya dan kemakmuran Amerika, nilai-nilai ini dianggap keren di seluruh dunia. Banyak orang tidak melihatnya secara kritis dan mempertimbangkan efek sampingnya pada Negerinya sendiri.
Tidak semua Hollywood negatif tentu saja, tetapi mungkin kita perlu mempertimbangkan efek dari "budaya kebebasan'nya kalau jadi tidak terkendali. Perhatikan juga ini:

Bagdad dan Andalusia majua karena semangat awalnya yang kuat, nilai-nilai islam, semangat belajar, dan disiplin moral yang tinggi. aka tetapi, setelah menjadi hebat, disiplin moralnya rusak. kemewahan yang berlebihak - Harem-Khamr. Mereka menjadi korup, lemah, dan akhirnya bisa dibinasakan oleh bangsa Monngol dan Crusade. Kemegahan bagdad dan Andalusia cuma tinggal sejarah.

Imperium Romawi, sang penguasa dunia yang hebat menjadi hedonistik, lalu korup dan akhirnya lemah. orang-orang Barbar dari utara menghabisi mereka sampai tidak ada sisanya. Koloseum yang megah sekarang tinggal puing-puing.

Orang-orang Eropa pada Zaman Kegelapan terjebak dalam kerusakan moral yang dahsyat sampai tidak mampu bangkit selama 1000 tahun lamanya.

Peradaban Byzantium tanpa sadar terjebak dalm kerusakan moral yang persis sama. pasukan Ottoman Turki yang kuat lalu mengahancurkan mereka.

Italia, Pusat Renaissance yang penuh seksualitas memprovokasi Savonarola dan pengikutnya untuk memberontak. Semua kekacauan ini membuat Italia lengan dan pusat perdagangan berpindah dari Mediterania ke Atlantik (benua baru Amerika). Italia menjadi lemah dan diduduki Spanyol, Jerman, dan Prancis sampai ratusan tahun.

Saat ini banyak bangsa-bangsa yang miskin yang terjebak materialisme dan nilai-nilai seksualitas yang longgar. Dengan didukung media terjadi "pembentukan' karakter mejadi bangsa yang ingin cepat kaya raya, kaya dengan gampang. dengan 3 cara mudah : Korupsi, Menjual tubuh dan Judi. Efeknya, pikirannya menjadi malas, kapasitas intelektual, daya produktif, dan akhirnya daya saing globalnya juga lemah.

Kemewahan berlebihan, seksualitas tanpa batasan, atau nafsu kekuasaan bukan hanya masalah moral, tetapi juga bisa melemahkan secara signifikan fokus dan energi, yang merupakan daya produktif yang sangat diperlukan untuk melawan tantangan-tantangan dunia yang keras. Bangsa yang lengah akan dikalahkan oleh mereka yang lebih kuat dan fokus dengan senjata, atau persaingan dagang global.

Hal-hal yang akan melemahkan umat manusia:

politik tanpa prinsip
kesenangan dunia yang tanpa pertimbangan nurani
kekayaan yang didapat tanpa usaha/kerja
pengetahuan yang tanpa jiwa
usaha/dagang yang tanpa moral
sains tanpa nilai kemanusiaan
pemujaan yang tapa mau berkorban


- Mahatma Ghandi-

(dikutip dari buku Imperium III karya Eko Laksono)

Read more...

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng.. (sebuah pengingatan dari saudaraku)

>> Minggu, 04 Juli 2010

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikasih amanah pura-pura batuk..
Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk..
Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk..
Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut..
Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk..
Terus dakwah gimana? digebuk?

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic..
udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit..
Ke-GR-an tuh kalo ente melilit..
Kesehariannya malah jadi genit..
Jauh dari kaca jadi hal yang sulit..
Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt...

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Dikit-dikit SMSan sama akhwat pake Paketan SMS biar murah..
Rencana awal cuma kirim Tausyiah..
Lama-lama nanya kabar ruhiyah.. sampe kabar orang rumah..
Terselip mikir rencana walimah?
Tapi nggak berani karena terlalu wah!
Akhirnya hubungan tanpa status aja dah!

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Abis nonton film palestina semangat membara..
Eh pas disuruh jadi mentor pergi entah kemana..
Semangat jadi penontonnya luar biasa..
Tapi nggak siap jadi pemainnya.. yang diartikan sama dengan hidup sengsara..
Enak ya bisa milih-milih yang enaknya aja..

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Ngumpet-ngumpet buat pacaran..
Ketemuan di mol yang banyak taman..
Emang sih nggak pegangan tangan..
Cuma lirik-lirikkan dan makan bakso berduaan..
Oh romantisnya, dunia pun heran..
Kalo ketemu Murabbi atau binaan..
Mau taruh di mana tuh muka yang jerawatan?
Oh malunya sama Murabbi atau binaan?
Sama Allah? Nggak kepikiran..
Yang penting nyes nyes romantis semriwing asoy-asoy-yaannn..

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Disuruh infaq cengar-cengir..
Buat beli tabloid bola nggak pake mikir..
Dibilang kikir marah-marah dah tuh bibir..
Suruh tenang dan berdzikir..
Malah tangan yang ketar-ketir..
Leher saudaranya mau dipelintir!

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah..
Malah nyari Aminah..
Aminah dapet, terus Walimah..
Dakwah pun hilang di hutan antah berantah..
Dakwah yang dulu kemanakah?
Dakwah kawin lari.. lari sama Aminah..
Duh duh... Amanah Aminah..
Dakwah.. dakwah..
Kalah sama Aminah..

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Buka facebook liatin foto akhwat..
Dicari yang mengkilat..
Kalo udah dapet ya tinggal sikat..
Jurus maut Ikhwan padahal gak jago silat..
"Assalammu'alaykum Ukhti, salam ukhuwah.. udah kuliah? Suka coklat?"
Disambut baik sama ukhti, mulai berpikir untuk traktir Es Krim Coklat ..
Akhwatnya terpikat..
Mau juga ditraktir secara cepat..
Asik, akhirnya bisa jg ikhtilat...
yaudah.. langsung TEMBAK CEPAT!
Akhwatnya mau-mau tapi malu bikin penat..
badan goyang-goyang kayak ulat..
Ikhwannya nyamperin dengan kata-kata yang memikat..
Kasusnya sih kebanyakan yang 'gulat'..
Zina pun menjadi hal yang nikmat..
Udah pasti dapet laknat..
Duh.. maksiat.. maksiat...

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Ilmu nggak seberapa hebat..
Udah mengatai Ustadz..
Nyadar diri woi lu tuh lulusan pesantren kilat..
Baca qur'an tajwid masih perlu banyak ralat..
Lho kok udah berani nuduh ustadz..
Semoga tuh otaknya dikasih sehat..

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Status facebook tiap menit ganti..
Isinya tentang isi hati..
Buka-bukaan ngincer si wati..
Nunjukkin diri kalau lagi patah hati..
Minta komen buat dikuatin biar gak mati bunuh diri..
Duh duh.. status kok bikin ruhiyah mati..
Dikemanakan materi yang ustadz sampaikan tadi?

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Ngeliat ikhwan-ikhwan yang lain deket banget sama akhwat mau ikutan..
Hidup jadi kayak sendirian di tengah hutan rambutan..
Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian..
Kepala cenat-cenut kebingungan..
Oh kasihan.. Mendingan cacingan..

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak preman..
Makin bingung nyari teladan..
Teladannya bukan lagi idaman..
Hidup jadi abu-abu kayak mendungnya awan..
Mau jadi putih nggak kuat nahan..
Ah biarlah kutumpahkan semua dengan cacian makian..
Akhirnya aku ikut-ikutan jadi preman..
Teladan pun sekarang ini susah ditemukan..

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Diajakain dauroh alasannya segudang..
Semangat cuma pas diajak ke warung padang..
Atau maen game bola sampe begadang..
Mata tidur pas ada lantunan tilawah yang mengundang..
Tapi mata kebuka lebar waktu nyicipin lauk rendang..
Duh.. berdendang...

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Bangga disebut ikhwan.. hati jadi wah..
Tapi jarang banget yang namanya tilawah..
Yang ada sering baca komik naruto di depan sawah..
Hidup sekarang jadinya agak mewah..
Hidup mewah emang sah..
Tapi.. kesederhanaan yang dulu berakhir sudah?

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dulunya di dakwah banyak amanah..
Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah..
Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah..
Akhirnya timbul perasaan sudah pernah berdakwah..
Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah..
Anak baru dipandang dengan mata sebelah..
Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah..
Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah..
Lanjutin perjuangan saya yah...

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Nggak punya duit jadinya nggak dateng Liqo..
Nggak ada motor yaa halaqoh boro-boro..
Murabbi ikhlas dibikin melongo..
Binaan nggak ada satupun yang ngasih info..
Ngeliat binaan malah pada nonton tv liat presenter homo..
Adapula yang tidur sambil meluk bantal guling bentuk si komo..

Oh noo...

Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Jadi Ikhwan jangan cengeng...
Jadi Ikhwan jangan cengeng...

Akhi... banyak sekali sebenarnya masalah Ikhwan..
Dimanapun harokahnya...

Akhi.. Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini..
Maka akan makin banyak Ikhwan lain yang selalu menangis di saat mereka mengendarai motor.. Ia berani menangis karena wajahnya tertutup helm... Ia menangis karena tak kuat menahan beban amanah dakwah..

Akhi.. Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya.. Ikhwan-ikhwan lain sebenarnya lebih kecewa dari mu.. mereka menahan dua kekecewaan.. kecewa karena orang yang mereka percaya.. dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu.. tapi mereka tetap bertahan.. menahan dua kekecewaan... karena mereka sadar.. kekecewaan adalah hal yang manusiawi.. tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati..

Akhi.. disaat engkau menjauh dari amanah.. dengan berbagai alasan.. sebenarnya, banyak ikhwan di luar sana yang alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat dari mu.. tapi mereka sadar akan tujuan hidup.. mereka memang punya alasan.. tapi mereka tidak beralasan dalam jalan dakwah.. untuk Allah.. demi Allah.. mereka.. di saat lelah yang sangat.. masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud.. bukan untuk meminta sesuatu.. tapi mereka menangis.. curhat ke Allah.. berharap Allah meringankan amanah mereka.. mengisi perut mereka yang sering kosong karena uang habis untuk membiayai dakwah...

Akhi.. Sungguh.. dakwah ini jalan yang berat.. jalan yang terjal.. Rasul berdakwah hingga giginya patah.. dilempari batu.. dilempari kotoran.. diteror.. ancaman pembunuhan..... dakwah ini berat akhi.. dakwah ini bukan sebatas teori.. tapi pengalaman dan pengamalan... tak ada kata-kata 'Jadilah..!' maka hal itu akan terjadi.. yang ada 'jadilah!' lalu kau bergerak untuk menjadikannya.. maka hal itu akan terjadi.. itulah dakwah... ilmu yang kau jadikan ia menjadi...

Akhi.. jika saudaramu selalu menangis tiap hari..
Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu..? meminjam bahumu..? berkumpul dan berjuang bersama-sama...?
Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya.. untuk berterima kasih padamu..
Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga malamnya..
"Yaa Allah.. Terimakasih sudah memberi saudara seperjuangan kepadaku.. demi tegaknya Perintah dan laranganMu... Kuatkanlah ikatan kami..."

"Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam da’wah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu."

"Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar."

"Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu."

"Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka."

Aamiin Allahumma aamiin.

~~~
Tulisan ini diperuntukkan untuk yang merasa.. sama sepertiku yang juga merasa... Semoga dikuatkan.. Amiieenn...

Depok, 18 Maret 2010
Muhammad Maula Nurudin Al-haq

*Doa Rabithah di atas silahkan ditanggapi jika ada yang mau menanggapi..

Wallahu A'lam...

Read more...

Prestasi tak boleh mati

>> Jumat, 16 April 2010

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya….” (Al-Anfal: 60)

Betapa luas kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Nikmat-Nya tak pernah bertepi. Malam datang dengan keindahan, gelap pun memberikan ketenangan dan kesejukan. Pagi yang segar menyudahi malam nan damai. Siang datang melambai, menawarkan harapan.

Seperti itulah dunia berputar. Silih berganti siang menggantikan malam. Waktu terus berlalu, mencatat prestasi dari generasi ke generasi. Ada yang tetap istiqamah menapaki jalan dakwah nan terjal dan bebatuan, sabar dengan terpaan asap dan debu-debu peradaban. Tapi, tak sedikit yang akhirnya duduk bersandar melepas lelah. Seraya matanya mulai memejam terhadap keculasan manusia sekitar.

Usahakan untuk memberi sesuatu yang terbaik

Di antara ciri kekikiran yang mungkin sempat melekat dalam hati hamba Allah adalah sedikit mengeluarkan, tapi ingin banyak menerima. Mungkin ini bisa cocok buat bisnis sesama manusia. Tapi, tidak akan pas jika ditujukan pada bisnis dengan Allah swt.

Kebodohan adalah hal dominan yang menjadikan manusia berpikir sempit soal bisnis dengan Allah swt. Pandangannya terbatas hanya pada takaran materi dengan ruang lingkup duniawi yang sempit. Tidak heran jika ada manusia yang merasa tidak perlu untuk memberikan sesuatu yang terbaik buat bisnis di jalan Allah. Tidak jarang, jatah infak dan sedekah selalu jatuh pada porsi sisa, uang yang kumal, dan sedikit sobek.

Seperti itulah ajakan Allah swt. buat hamba-hamba Allah yang cerdas. “Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu bisnis yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) Kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.” (Ash-Shaff: 10-11)

Surga adalah tawaran yang teramat luar biasa yang diberikan oleh yang Maha Pengasih dan Penyayang. Kenikmatan apa pun yang pernah tersedia di dunia ini sedikit pun tak akan pernah menyamai nikmatnya surga. Seperti itulah rincian-rincian tentang keberadaan surga yang Allah paparkan dalam Al-Quran: makanan terbaik, minuman terbaik, pasangan terbaik, tempat tinggal terbaik; buat selama-lamanya.

Lalu, apakah belum juga kita merasa malu dengan berharap, bahkan begitu percaya diri, bisa masuk surga hanya dengan beberapa koin, uang kumal, tenaga sisa, dan prestasi kerja ala kadarnya.

Sepantasnyalah kita malu dengan teguran Allah dalam firman-Nya di surah Al-Baqarah ayat 214. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?….”

Mungkin, kita lupa kalau segala keutamaan yang kita berikan dalam jalan Allah, sama sekali tak mempengaruhi kerajaan Allah swt. Allah sudah teramat kaya dibanding nilai apa pun di alam raya ini. Dunia buat Allah tak senilai sayap nyamuk. Justru keutamaan dan nilai unggul yang dikeluarkan, semuanya akan kembali buat hamba-hamba Allah itu sendiri. Langsung, atau tertunda.

Jangan mudah dipermainkan angan-angan

Merasa paling berjasa, paling banyak amal adalah di antara tanda tergiringnya seorang hamba Allah pada jurang kebinasaan. Karena mulai dari sinilah produktivitas kerja dakwahnya mulai berkurang, dan akhirnya mati. Ia merasa cukup menjadi orang-orang yang pernah beramal. Bukan menjadi orang-orang yang senantiasa beramal.

Maha bijaksana Allah dengan pelajaran yang termuat dalam surah Al-Kahfi ayat 103 dan 104. “Katakanlah: ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?’ Yaitu, orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya.”

Setan senantiasa menghembuskan semangat keliru tentang itu. “Anda tergolong aktivis senior. Amal Anda sudah tak lagi bisa terhitung. Begitu banyak. Tak seorang pun bisa menyamai nilai dan jumlah amal Anda. Yakinlah, dengan prestasi itu saja, Anda pasti masuk surga. Cukup. Kini, saatnya Anda istirahat dari pentas dakwah. Saatnya junior mengambil alih beban-beban Anda. Anda teramat mulia untuk mengerjakan program-program teknis…,” begitulah kira-kira hembusan jahat setan yang terus-menerus mengintai peluang. Sejenak hamba Allah lengah, saat itu juga ia masuk. Na’udzubillah min dzalik.

Yakinlah bahwa balasan Allah adalah yang terbaik

Untung rugi memang hal lumrah dalam hitung-hitungan bisnis. Kalau terus untung bisnis bisa berkembang, dan terus rugi bisnis jatuh ambruk. Hitung-hitungan untung rugi selalu berkait dengan urusan materi. Karena itulah ruang lingkup bisnis. Tak akan bisa lepas dengan yang namanya materi.

Itulah, mungkin, kenapa Allah swt. memberikan penjelasan rinci soal pahala. Seperti apakah akumulasi pahala yang diberikan Allah sebagai ganjaran buat hamba-hamba-Nya yang sukses dalam bisnis ini. Nilai tukarnya begitu jelas. Surga tergambar rinci dalam Al-Quran.

Tanpa sadar oleh manusia, sebenarnya ganjaran sudah Allah berikan di dunia ini. Adakah yang lebih mahal di dunia ini daripada pasangan yang saleh dan salehah. Adakah yang lebih berharga di dunia ini daripada anak-anak yang taat pada orangtuanya. Adakah yang lebih berharga di dunia ini dibanding rekan-rekan seperjuangan yang dipersaudarakan oleh Allah. Adakah yang lebih nikmat di dunia ini dibanding ketenangan hidup bersama keimanan. Dunia menjadi miniatur surga.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 261)
sumber:dakwatuna.com

Read more...

The Beatles Video : Fool In The Hills

>> Rabu, 13 Januari 2010


Day after day,
Alone on a hill,
The man with the foolish grin is keeping perfectly still
But nobody wants to know him,
They can see that he's just a fool,
And he never gives an answer,

But the fool on the hill,
Sees the sun going down,
And the eyes in his head,
See the world spinning 'round.

Well on the way,
Head in a cloud,
The man of a thousand voices talking perfectly loud
But nobody ever hear him,
or the sound he appears to make,
and he never seems to notice,

But the fool on the hill,
Sees the sun going down,
And the eyes in his head,
See the world spinning 'round.

And nobody seems to like him,
they can tell what he wants to do,
and he never shows his feelings,

But the fool on the hill,
Sees the sun going down,
And the eyes in his head,
See the world spinning 'round.

Ooh, ooh,
Round and round and round.

And he never listens to them,
He knows that they're the fools
They don't like him,

The fool on the hill
Sees the sun going down,
And the eyes in his head,
See the world spinning 'round.

Ooh,
Round and round and round

Read more...

About This Blog

About This Blog

  © Blogger template Autumn Leaves by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP