Bangsa-bangsa Terhebat dan Kenikmatan Dunia yang Tidak Terjaga
>> Jumat, 10 Desember 2010
Hollywood sering kali adalah dunia yang super glamour, hedonistik dengan nilai-nilai seksualitas yang nyaris tanpa batas. dengan keunggulan teknologinya dan kemakmuran Amerika, nilai-nilai ini dianggap keren di seluruh dunia. Banyak orang tidak melihatnya secara kritis dan mempertimbangkan efek sampingnya pada Negerinya sendiri.
Tidak semua Hollywood negatif tentu saja, tetapi mungkin kita perlu mempertimbangkan efek dari "budaya kebebasan'nya kalau jadi tidak terkendali. Perhatikan juga ini:
Bagdad dan Andalusia majua karena semangat awalnya yang kuat, nilai-nilai islam, semangat belajar, dan disiplin moral yang tinggi. aka tetapi, setelah menjadi hebat, disiplin moralnya rusak. kemewahan yang berlebihak - Harem-Khamr. Mereka menjadi korup, lemah, dan akhirnya bisa dibinasakan oleh bangsa Monngol dan Crusade. Kemegahan bagdad dan Andalusia cuma tinggal sejarah.
Imperium Romawi, sang penguasa dunia yang hebat menjadi hedonistik, lalu korup dan akhirnya lemah. orang-orang Barbar dari utara menghabisi mereka sampai tidak ada sisanya. Koloseum yang megah sekarang tinggal puing-puing.
Orang-orang Eropa pada Zaman Kegelapan terjebak dalam kerusakan moral yang dahsyat sampai tidak mampu bangkit selama 1000 tahun lamanya.
Peradaban Byzantium tanpa sadar terjebak dalm kerusakan moral yang persis sama. pasukan Ottoman Turki yang kuat lalu mengahancurkan mereka.
Italia, Pusat Renaissance yang penuh seksualitas memprovokasi Savonarola dan pengikutnya untuk memberontak. Semua kekacauan ini membuat Italia lengan dan pusat perdagangan berpindah dari Mediterania ke Atlantik (benua baru Amerika). Italia menjadi lemah dan diduduki Spanyol, Jerman, dan Prancis sampai ratusan tahun.
Saat ini banyak bangsa-bangsa yang miskin yang terjebak materialisme dan nilai-nilai seksualitas yang longgar. Dengan didukung media terjadi "pembentukan' karakter mejadi bangsa yang ingin cepat kaya raya, kaya dengan gampang. dengan 3 cara mudah : Korupsi, Menjual tubuh dan Judi. Efeknya, pikirannya menjadi malas, kapasitas intelektual, daya produktif, dan akhirnya daya saing globalnya juga lemah.
Tidak semua Hollywood negatif tentu saja, tetapi mungkin kita perlu mempertimbangkan efek dari "budaya kebebasan'nya kalau jadi tidak terkendali. Perhatikan juga ini:
Bagdad dan Andalusia majua karena semangat awalnya yang kuat, nilai-nilai islam, semangat belajar, dan disiplin moral yang tinggi. aka tetapi, setelah menjadi hebat, disiplin moralnya rusak. kemewahan yang berlebihak - Harem-Khamr. Mereka menjadi korup, lemah, dan akhirnya bisa dibinasakan oleh bangsa Monngol dan Crusade. Kemegahan bagdad dan Andalusia cuma tinggal sejarah.
Imperium Romawi, sang penguasa dunia yang hebat menjadi hedonistik, lalu korup dan akhirnya lemah. orang-orang Barbar dari utara menghabisi mereka sampai tidak ada sisanya. Koloseum yang megah sekarang tinggal puing-puing.
Orang-orang Eropa pada Zaman Kegelapan terjebak dalam kerusakan moral yang dahsyat sampai tidak mampu bangkit selama 1000 tahun lamanya.
Peradaban Byzantium tanpa sadar terjebak dalm kerusakan moral yang persis sama. pasukan Ottoman Turki yang kuat lalu mengahancurkan mereka.
Italia, Pusat Renaissance yang penuh seksualitas memprovokasi Savonarola dan pengikutnya untuk memberontak. Semua kekacauan ini membuat Italia lengan dan pusat perdagangan berpindah dari Mediterania ke Atlantik (benua baru Amerika). Italia menjadi lemah dan diduduki Spanyol, Jerman, dan Prancis sampai ratusan tahun.
Saat ini banyak bangsa-bangsa yang miskin yang terjebak materialisme dan nilai-nilai seksualitas yang longgar. Dengan didukung media terjadi "pembentukan' karakter mejadi bangsa yang ingin cepat kaya raya, kaya dengan gampang. dengan 3 cara mudah : Korupsi, Menjual tubuh dan Judi. Efeknya, pikirannya menjadi malas, kapasitas intelektual, daya produktif, dan akhirnya daya saing globalnya juga lemah.
Kemewahan berlebihan, seksualitas tanpa batasan, atau nafsu kekuasaan bukan hanya masalah moral, tetapi juga bisa melemahkan secara signifikan fokus dan energi, yang merupakan daya produktif yang sangat diperlukan untuk melawan tantangan-tantangan dunia yang keras. Bangsa yang lengah akan dikalahkan oleh mereka yang lebih kuat dan fokus dengan senjata, atau persaingan dagang global.
Hal-hal yang akan melemahkan umat manusia:
politik tanpa prinsip
kesenangan dunia yang tanpa pertimbangan nurani
kekayaan yang didapat tanpa usaha/kerja
pengetahuan yang tanpa jiwa
usaha/dagang yang tanpa moral
sains tanpa nilai kemanusiaan
pemujaan yang tapa mau berkorban
- Mahatma Ghandi-
politik tanpa prinsip
kesenangan dunia yang tanpa pertimbangan nurani
kekayaan yang didapat tanpa usaha/kerja
pengetahuan yang tanpa jiwa
usaha/dagang yang tanpa moral
sains tanpa nilai kemanusiaan
pemujaan yang tapa mau berkorban
- Mahatma Ghandi-
(dikutip dari buku Imperium III karya Eko Laksono)






1 komentar:
weiss akhirnya diupdate juga blognya ^^,
Poskan Komentar