Manusia bukanlah gajah
>> Senin, 04 April 2011
Sorang petani di daerah Lampung menemukan seekor anak gajah di kebunnya. rupanya anak gajah ini tertinggal dari induknya dan kumpulannya. anak gajah itu diambil dan dirawat dengan baik oleh petani tersebut namun karena tidak memiliki kandang yang memadai akhirnya anak gajah itu diikat di sebatang bambu kecil dengan rantai anjing yang tidak terlalu besar.
hari demi hari anak gajah tumbuh menjadi besar dan keinginan naluriah hewan untuk bebaspun semakin besar. setiap hari anak gajah yang sedang beranjak dewasa ini mencoba menghentakkan kakinya untuk lepas dari rantai yang mengikatkan salah satu kakinya ke bambu. tetap tidak bisa bahkan beberapa bagian kakinya mengalami luka lecet. lama kelamaan keinginan gajah untuk melepaskan diri dari ikatan rantai tersebut mulai mengendur dan akhirnya tidak sama sekali.
satu hal yang menarik, setelah gajah tersebut tumbuh menjadi dewasa dan memiliki gading yang cukup panjang dia tetap terikat pada sebatang bambu yang kecil seperti saat dia baru ditangkap dulu. padahal menurut logika, sederhana saja, dengan sekali hentakan saja rantai tersebut sebenarnya bisa lepas. mengapa tidak bisa dilakukan sang gajah?? karena didalam benaknya dia sudah merasa gagal dan tidak mungkin bisa melakukannya lagi.
Pengalaman bukanlah tentang apa yang terjadi pada seseorang melainkan apa yang dilakukan seseorang terhadap apa yang terjadi padanya. Mungkin itu pengalaman pahit yang menyisakan duka atau pengalaman manis yang memotivasi kita untuk membuat hidup lebih hidup.
dan yang terpenting adaah manusia bukanlah gajah karena ia diberikan akal dan hati nurani untuk selalu belajar dari kegagalan dan memperbaiki keadaan yang ada. So don't give and keep struggle even you think that you have failed!!






1 komentar:
Subhanallah, menginspirasi ri :)
Poskan Komentar